Melawan Hati Nurani

Kami menyebut kelaparan dengan istilah bacakak jo kalang-kalang. Secara babas bacakak jo kalang-kalang berarti berkelahi dengan perut. Ketika perut belum diisi dengan makanan atau belum ada satupun yang dimakan maka biasanya perut akan berbunyi. Itulah yang disebut dengan bacakak jo kalang-kalang.

Bacakak jo kalang-kalang mungkin sudah biasa dan sering kali terjadi. Tapi, jika sudah bacakak jo nurani (berkelahi dengan hati nurani) itu baru menjadi sesuatu yang tidak biasa. Continue reading

14 Comments

Filed under Gak Penting Yaa

Biarkan Suara Azan Berkumandang

Pengaturan suara azan bukan merupakan isu yang baru di negara yang mayoritas berpenduduk muslim. Beberapa tahun lalu saya pernah membaca artikel tentang regulasi penggunaan pengeras suara azan di Mesir. Tapi, hingga kini saya tidak tahu apakah kebijakan tentang pelarangan menggunakan pengeras suara tersebut berlaku atau tidak.

Belakangan kembali mencuat ide pengaturan suara azan Continue reading

15 Comments

Filed under Ngepos via Pone

Sisi Lain Dari Bandara Internasional Minangkabau

http://garammanis.tumblr.com/

Ada beberapa hal yang pengen saya tulis semenjak dua hari yang lalu terkait dengan realitas yang saya jumpai. Semuanya bermula saat pergi ke Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Kala itu, saya sedang menjemput ande (saudara perempuan dari ayah) yang tiba dari Jakarta. Diantara hal tersebut adalah; Continue reading

36 Comments

Filed under Ngepos via Pone

Kartu Pos Dari Jepang

Berhubung malam itu saya sedikit enggan untuk pulang ke rumah, maka saya putuskan untuk tidur di mess. Barulah esok pagi pulang ke rumah. Sesampai di rumah saya menemukan secarik kartu pos yang terbujur kaku dalam lemari. Kartu pos tersebut bertuliskan beberapa kalimat dengan huruf kanji bercampur huruf latin yang berasal dari Jepang. Terakhir kali saya menulis dengan bahasa jepang terjadi sepuluh tahun silam, kala itu masih duduk di bangku sekolah menengah. Sekarang tidak pernah lagi, boro-boro nulis, membacanya saja udah kagak bisa.

Begitulah nasib jikalau pelajaran atau ilmu tidak Continue reading

30 Comments

Filed under Ngepos via Pone

I don’t care

Selamat berakhir pekan narablog seantro negeri. Apa kabar semuanya? Tantu kabar super ya. Seperti yang sering dilontarkan motivator ulung itu.

Sudah lama rasanya tidak update blog. Masa renggang tersebut membuat saya gregetan untuk kembali sekedar mencoret blog ini lagi. Entah kenapa belakangan ini semangat untuk ngeblog kian memudar. Mungkinkah saya sudah mulai memasukai fase jenuh, atau mungkin hanya karena kesibukan lain saja.

Berbagai kemungkinan bisa saja terjadi. Pastinya saya udah jarang update karena alasan yang tak jelas. Kini barulah saatnya posting tulisan lagi. Dengan diawali dengan tulisan yang gak jelas pula.

Saya sendiri mulai merasakan fase “ketidakpedulian” dalam menulis. Saya tidak peduli tulisan saya bagus atau tidak. Saya tidak peduli tulisan saya dibaca atau tidak. Saya tidak peduli apakah sudah sesuai tata bahasa atau belum. Saya tidak peduli trafiknya tinggi atau rendah. Intinya saya tetap tidak peduli.

Ketidakpedulian tersebut khusus dalam masalah dunia tulis menulis saja, tidak dengan dunia lainnya. Dalam dunia nyata kita perlu menanamkan kepedulian, terutama sekali pada kepedulian sosial.

Sekali lagi, saya tidak peduli. :)

27 Comments

Filed under Ngepos via Pone

Heboh Akun Jaringan Ateis Minang di Facebook

Sudah lama gak buka FB, ternyata dikejutkan dengan postingan tentang grup Jaringan Ateis Minang di facebook. Grup ini sepertinya sudah lama beredar di dunia maya, cuma saya aja yang telat mendapat informasi. Tahu blog ini setelah membaca berita online bahwasanya seorang keturunan yang mengaku ateis.

Ia bernama Alexander Aan, seorang PNS yang saat ini tengah menjalani persidangan di pengadilan muaro, Sijunjung, Sumatra Barat. Kabar terakhir Aan sudah kembali Continue reading

21 Comments

Filed under Gak Penting Yaa

Kebahagian Yang Kurang Sempurna

Tagline menggapai bahagia dengan menulis belum mendarah daging dalam diriku. Kebahagian adalah sesuatu yang rumit dan hanya dapat dipahami oleh hati. Ketika hati beku dan kotor, kebahagian tidak akan pernah terasa. Prasyarat untuk mencapai kebahagian tidaklah sederhana. Butuh beberapa faktor pendukung yang dapat merasakan kebahagian itu.

Sejujurnya ada bahagi yang saya rasakan saat menulis. Terlebih lagi saat mengklik tombol posting, aku merasakan Continue reading

19 Comments

Filed under Penting Gak Yaa